Edisi Senin, 14 September 2026

Beranda

Kategori

Perspektif

Jelajahi berita terkurasi di dalam kategori ini.

26
Total tulisan
1
Halaman aktif
Keluh Kesah WNI
#Perspektif

Sorotan Utama

Keluh Kesah WNI

9 September 2026Ebenheyzer Ratu Riwu

Ingin Menulis?

  • Buat akun gratis, kirim tulisan Anda, dan bangun portofolio sebagai penulis di Ndongu.
  • Masuk untuk menyimpan berita, memberi apresiasi, dan ikut dalam percakapan bersama pembaca lain.
Nyawa di Ujung Pensil: Suara dari Timur yang Terabaikan
#Opini

Nyawa di Ujung Pensil: Suara dari Timur yang Terabaikan

Tulisan ini hadir untuk mengenang anak dan saudara kita di Ngada, NTT yang menceritakan keresahan penulis terkait kemiskinan struktural.

3 September 2026 Keren Marselin
Membaca Koperasi Merah Putih Berdasarkan Buku The Middleman Economy Karya Marina Krakovsky
#Analisis

Membaca Koperasi Merah Putih Berdasarkan Buku The Middleman Economy Karya Marina Krakovsky

KDMP dikritik sebagai desain intermediasi yang gagal: dibentuk dari atas, berisiko menambah birokrasi, menggusur warung kecil, dan tidak memenuhi enam pilar makelar bernilai.

31 Agustus 2026 Ardhes Blandhivay
Hangera dan Martabat Laki-laki dalam Tradisi Sumba
#Opini

Hangera dan Martabat Laki-laki dalam Tradisi Sumba

Hangera dalam adat Sumba memiliki konteks dan tahapan. Tinggal di rumah perempuan tak otomatis melanggar adat; yang penting proses, persetujuan, serta konteks.

30 Agustus 2026 Antoni Resi
Menelusuri indikasi TPPO dalam budaya Sumba
#Opini

Menelusuri indikasi TPPO dalam budaya Sumba

Menelusuri indikasi TPPO dalam praktik sosial budaya Sumba, dari perjodohan hingga perbudakan tradisional, dengan menempatkan kemanusiaan sebagai yang utama.

26 Agustus 2026 Antoni Resi
Gempa Flores dan Pertanyaan Teologis: Apakah Sedikitnya Korban Bukti Mukjizat?
#Opini

Gempa Flores dan Pertanyaan Teologis: Apakah Sedikitnya Korban Bukti Mukjizat?

Menarik kesimpulan bahwa jumlah korban sedikit adalah bukti bahwa Tuhan menunjukkan mukjizat merupakan cara berpikir yang keliru.

23 Agustus 2026 Asthy Anastasia
Gempa Flores dan Ironi "Bon di Kios"
#Opini

Gempa Flores dan Ironi "Bon di Kios"

Gubernur Maluku sumbang satu miliar, Gubernur Sulawesi sumbang lima ratus juta, sementara Gubernur NTT suruh masyarakat bon di kios.

19 Agustus 2026 Yohan Mataubana
Alor dan Narasi Penyelamat dari Jakarta
#Esai

Alor dan Narasi Penyelamat dari Jakarta

Esai ini mengkritik kebijakan pertanian sentralistik di Kabupaten Alor dengan meminjam kacamata pedagogi kritis Paulo Freire.

13 Agustus 2026 Rain
Atas Nama Timor
#Opini

Atas Nama Timor

Polemik gelar “Sesepuh Raja Timor” bukan sekadar penghormatan adat, tetapi menyangkut legitimasi, representasi, dan siapa yang berhak berbicara atas nama Timor.

10 Agustus 2026 Try Tualaka
Paradoks Identitas Adat di Panggung Politik Timor
#Perspektif

Paradoks Identitas Adat di Panggung Politik Timor

Membahas sedikit kontradiksi adat di Pulau Timor

4 Agustus 2026 Rain
Refleksi Panggilan "Utuslah Aku" dalam Menjawab Tantangan Zaman
#Esai

Refleksi Panggilan "Utuslah Aku" dalam Menjawab Tantangan Zaman

Catatan ini mengajak pembaca khususnya muda Kristen merefleksikan pelayanan secara nyata dan konkret lewat perkembangan teknologi dalam menjawab tantangan zaman masa kini.

4 Agustus 2026 Paulet Buli
Mentalitas Budak dan Perbudakan di Sumba
#Opini

Mentalitas Budak dan Perbudakan di Sumba

Tulisan ini merupakan refleksi atas pemberitaan media Prancis yang menyoroti praktik perbudakan di Sumba. Berangkat dari kegelisahan terhadap sikap sebagian masyarakat yang cenderung menganggap persoalan tersebut sebagai sesuatu yang lumrah, tulisan ini mengulas perbudakan sebagai warisan sejarah yang seharusnya telah ditinggalkan. Dengan merujuk pada Max Havelaar karya Multatuli, tulisan ini menganalisis bagaimana sistem penindasan dapat melahirkan "mentalitas budak", yakni kesadaran yang menerima ketidakadilan sebagai kewajaran. Selain mengkritik pembiaran sosial dan penggunaan budaya sebagai legitimasi perbudakan, tulisan ini juga mendorong pemerintah untuk memperkuat komitmen penghapusan perbudakan melalui kebijakan yang lebih konkret.

28 Juli 2026 Rifal Umbu Djawa