
Tembus Rp18.158, Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah?!
Nilai tukar Rupiah terperosok ke level Rp18.158 per dolar AS atau anjlok sekitar 0,58 persen. Pelemahan ini memperpanjang tren negatif setelah pekan lalu mata uang Garuda menembus level psikologis Rp18.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah.

8 Juni 2026
Ekonomi
Tembus Rp18.158, Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah?!
JAKARTA – Pasar keuangan Indonesia kembali dihantam badai pada perdagangan Senin (8/6/2026), dengan Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak mencatatkan rekor terburuknya. Nilai tukar Rupiah terperosok ke level Rp18.158 per dolar AS atau anjlok sekitar 0,58 persen. Pelemahan ini memperpanjang tren negatif setelah pekan lalu mata uang Garuda menembus level psikologis Rp18.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Tekanan luar biasa juga terjadi di lantai bursa. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok hingga ke kisaran level 5.500 setelah sebelumnya sempat menyentuh level kritis di 5.395 pada awal perdagangan sesi pertama. Mayoritas saham kompak berada di zona merah akibat derasnya aksi jual (capital outflow) oleh para investor. Tercatat sebanyak 497 saham melemah, sementara hanya 73 saham yang berhasil bertahan di zona hijau.
Analis pasar modal menilai, gejolak ini merupakan kombinasi dari tiga faktor utama. Pertama, penguatan dolar AS secara global. Kedua, memanasnya kembali tensi geopolitik di Timur Tengah yang turut mengerek harga minyak dunia. Ketiga, meningkatnya kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal dan arus modal keluar dari negara-negara berkembang (emerging markets).
Meski pasar dilanda kepanikan, pemerintah memberikan respons menenangkan. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dengan tegas membantah narasi bahwa ekonomi Indonesia sedang menuju krisis. Menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia masih sangat solid dan defisit APBN tetap terkendali. Menkeu Purbaya bahkan menyoroti fakta bahwa denyut ekonomi masyarakat seperti pusat perbelanjaan dan kemacetan di kota-kota besar masih terus berjalan aktif.
Kendati pemerintah menjamin perekonomian tangguh, pelaku pasar tampaknya masih lebih memilih sikap wait and see. Tingginya ketidakpastian global dan depresiasi rupiah yang terus membayangi menuntut kehati-hatian ekstra dari para pelaku usaha dan investor di Tanah Air.
Diskusi
0 komentar aktif dari pembaca dan kontributor komunitas.
Ikut berdiskusi
Tambahkan komentar, balas thread, atau kelola komentar Anda sendiri.
Anda perlu login untuk mengirim komentar, membalas, atau mengelola komentar sendiri.
Belum ada diskusi.
Jadilah orang pertama yang memulai percakapan untuk berita ini.
Bacaan Terkait
Berita lain yang layak dibaca setelah ini
Pajak Global Mengubah Peta Persaingan Investasi Indonesia.
Global Minimum Tax menandai berakhirnya era "race to the bottom" dalam pajak. Bagi Indonesia, ini ujian sekaligus peluang. Tantangannya adalah memastikan reformasi pajak berjalan beriringan dengan pembangunan iklim investasi yang sehat, adil, dan berkelanjutan!.
Maskot ETMC XXXV Flores Timur 2026 Tuai Polemik, Penggunaan AI dalam Proses Desain Jadi Sorotan
Peluncuran maskot resmi El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV Flores Timur 2026 yang diberi nama Si Boli memicu perdebatan di tengah masyarakat. Polemik muncul setelah pemenang sayembara, Tarwan Stanislaus, mengakui bahwa proses perancangan maskot tersebut melibatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai alat bantu pada tahap awal.
Breaking News! Rektor Unkriswina Sumba Pecat Tidak Dengan Hormat Oknum Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual
Universitas Kristen Wira Wacana (UNKRISWINA) Sumba resmi memberhentikan tidak dengan hormat seorang dosen tetap berinisial RAL yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap seorang mahasiswi berinisial. Keputusan tersebut mulai berlaku pada Rabu (1/7/2026) dan diumumkan dalam konferensi pers yang digelar pimpinan universitas di Kampus UNKRISWINA Sumba, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.
Agnez Monica Harus Belajar Manajemen Waktu dari Arni Wolla
Kalau kalian adalah orang Sumba dan mengikuti perseteruan Arni Wolla dengan seorang pemilik studio yang juga orang Sumba yang menetap di Bali dan telah malang melintang di dunia permusikan tentang lagu pertama Arni Wolla, kalian pasti tidak percaya bahwa seorang Arni Wolla bahkan keluar sebagai seorang jenius.
GKII Kamangi Juara Turnamen Voli 75 Tahun Paroki Sang Penebus Waingapu, Taklukkan OMK Wara Lewat Lima Set Dramatis
OMK Wara membuka pertandingan dengan meyakinkan. Meski kedua tim saling kejar-mengejar angka, tipuan dari Yeri dan permainan kolektif yang solid membuat OMK Wara mampu membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal. Tidak menyerah, GKII Kamangi bangkit pada set ketiga. Setelah tertinggal cukup jauh 6-12, tim asal Kamangi tersebut perlahan mengejar ketertinggalan dan memanfaatkan beberapa kesalahan lawan. Mereka sukses membalikkan keadaan dan menutup set dengan skor 25-21.
Piala Dunia 2026: Messi dan Ronaldo yang Main Bola, Fanboy Indonesia yang Bertingkah Seperti Korban Perang
Kita mungkin tidak lahir di Rosario, Argentina, atau Madeira, Portugal. Tetapi entah bagaimana, sebagian orang membela Messi atau Ronaldo seolah-olah mereka adalah pahlawan nasional yang harga dirinya melekat pada kehormatan keluarga.
Guru Mengadu ke MK: Polisi Punya Dapur MBG, TNI Punya Dapur MBG, DPR Juga Punya, Kepada Siapa Kami Mengadu?
Sejumlah guru yang menggugat Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2026 di Mahkamah Konstitusi (MK) mengaku tidak memiliki saluran pengaduan lain terkait dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka bahkan menyebut keterlibatan berbagai pihak dalam pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membuat Mahkamah Konstitusi menjadi tempat terakhir untuk mencari keadilan.
145 Tahun Injil Masuk Sumba: Melolo Kembali Menjadi Saksi Sejarah Kekristenan di Pulau Sumba
Sejarah masuknya Injil di Sumba dimulai pada 9 Juni 1881. Pada hari itu, Pendeta J.J. van Alphen, seorang zendeling dari Nederlandsch Gereformeerde Zendings Vereniging (NGZV) atau Perhimpunan Zending Gereformeerde Belanda, mendarat di Waingapu. Kedatangannya menandai dimulainya pelayanan zending secara resmi di Pulau Sumba. Namun, sejarah tersebut sesungguhnya berakar lebih jauh dari sekadar kedatangan seorang misionaris.
Gawat! Di NTT, Ada Sekolah Dasar yang Digusur demi Koperasi Merah Putih
Kasus penggusuran sebagian area SD Negeri Wolomoni di Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, menjadi potret buram bagaimana pembangunan di tingkat desa sering kali berjalan tanpa arah yang jelas. Sangat ironis ketika ruang pendidikan anak-anak harus dikorbankan demi pembangunan fisik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.