Edisi Selasa, 28 Juli 2026

Beranda
Kembali ke Beranda
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 72,2 Persen, Tingkat Kepercayaan Capai 74,2 Persen
fraksigerindra.id

Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 72,2 Persen, Tingkat Kepercayaan Capai 74,2 Persen

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah tercatat mencapai 72,2 persen, sementara tingkat kepercayaan masyarakat berada di angka 74,2 persen.

Redaksi NdonguRedaksi Ndongu 7 Juni 2026 2 menit baca
49
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 72,2 Persen, Tingkat Kepercayaan Capai 74,2 Persen

7 Juni 2026

Politik

Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 72,2 Persen, Tingkat Kepercayaan Capai 74,2 Persen

Oleh: Redaksi Ndongu

JAKARTA – Hasil survei terbaru Poltracking Indonesia menunjukkan mayoritas masyarakat masih memberikan penilaian positif terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah tercatat mencapai 72,2 persen, sementara tingkat kepercayaan masyarakat berada di angka 74,2 persen.

Berdasarkan hasil survei tersebut, sebanyak 6,2 persen responden mengaku sangat puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, sedangkan 66 persen lainnya menyatakan cukup puas. Di sisi lain, 23,2 persen responden mengaku kurang puas dan 1,9 persen menyatakan sangat tidak puas.

Poltracking mencatat sejumlah faktor yang mendorong tingginya tingkat kepuasan masyarakat. Di antaranya adalah bantuan pemerintah yang dinilai tepat sasaran, tingginya popularitas program Makan Bergizi Gratis (MBG), kepemimpinan yang dianggap tegas dan berwibawa, serta kondisi ekonomi yang dinilai relatif stabil.

Dilansir dari Kompas.com, Peneliti Utama Poltracking, Masduri Amrawi, mengungkapkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 74,2 persen. "Kalau ditotal antara yang sangat percaya dan yang cukup percaya ada di angka 74,2 persen," kata Masduri dalam konferensi pers, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan, responden yang menyatakan sangat percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 8 persen, sementara 66,2 persen mengaku cukup percaya. Adapun masyarakat yang kurang percaya tercatat sebesar 20,6 persen dan yang tidak percaya sebanyak 1,5 persen, sehingga total responden yang tidak percaya mencapai 22,3 persen.

Survei Poltracking Indonesia dilakukan pada 11–17 Mei 2026 melalui wawancara tatap muka langsung. Survei melibatkan 1.220 responden yang merupakan warga negara Indonesia berusia di atas 17 tahun atau sudah menikah dan memiliki hak pilih. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.

Diskusi

0 komentar aktif dari pembaca dan kontributor komunitas.

0 komentar

Ikut berdiskusi

Tambahkan komentar, balas thread, atau kelola komentar Anda sendiri.

Anda perlu login untuk mengirim komentar, membalas, atau mengelola komentar sendiri.

Belum ada diskusi.

Jadilah orang pertama yang memulai percakapan untuk berita ini.

Bacaan Terkait

Berita lain yang layak dibaca setelah ini

Maskot ETMC XXXV Flores Timur 2026 Tuai Polemik, Penggunaan AI dalam Proses Desain Jadi Sorotan
#Daerah

Maskot ETMC XXXV Flores Timur 2026 Tuai Polemik, Penggunaan AI dalam Proses Desain Jadi Sorotan

Peluncuran maskot resmi El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV Flores Timur 2026 yang diberi nama Si Boli memicu perdebatan di tengah masyarakat. Polemik muncul setelah pemenang sayembara, Tarwan Stanislaus, mengakui bahwa proses perancangan maskot tersebut melibatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai alat bantu pada tahap awal.

6 Juli 2026 Redaksi Ndongu
Breaking News! Rektor Unkriswina Sumba Pecat Tidak Dengan Hormat Oknum Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual
#Daerah

Breaking News! Rektor Unkriswina Sumba Pecat Tidak Dengan Hormat Oknum Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual

Universitas Kristen Wira Wacana (UNKRISWINA) Sumba resmi memberhentikan tidak dengan hormat seorang dosen tetap berinisial RAL yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap seorang mahasiswi berinisial. Keputusan tersebut mulai berlaku pada Rabu (1/7/2026) dan diumumkan dalam konferensi pers yang digelar pimpinan universitas di Kampus UNKRISWINA Sumba, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

1 Juli 2026 Redaksi Ndongu
Agnez Monica Harus Belajar Manajemen Waktu dari Arni Wolla
#Opini

Agnez Monica Harus Belajar Manajemen Waktu dari Arni Wolla

Kalau kalian adalah orang Sumba dan mengikuti perseteruan Arni Wolla dengan seorang pemilik studio yang juga orang Sumba yang menetap di Bali dan telah malang melintang di dunia permusikan tentang lagu pertama Arni Wolla, kalian pasti tidak percaya bahwa seorang Arni Wolla bahkan keluar sebagai seorang jenius.

27 Juni 2026 Redaksi Ndongu
GKII Kamangi Juara Turnamen Voli 75 Tahun Paroki Sang Penebus Waingapu, Taklukkan OMK Wara Lewat Lima Set Dramatis
#Olahraga

GKII Kamangi Juara Turnamen Voli 75 Tahun Paroki Sang Penebus Waingapu, Taklukkan OMK Wara Lewat Lima Set Dramatis

OMK Wara membuka pertandingan dengan meyakinkan. Meski kedua tim saling kejar-mengejar angka, tipuan dari Yeri dan permainan kolektif yang solid membuat OMK Wara mampu membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal. Tidak menyerah, GKII Kamangi bangkit pada set ketiga. Setelah tertinggal cukup jauh 6-12, tim asal Kamangi tersebut perlahan mengejar ketertinggalan dan memanfaatkan beberapa kesalahan lawan. Mereka sukses membalikkan keadaan dan menutup set dengan skor 25-21.

23 Juni 2026 Redaksi Ndongu
Piala Dunia 2026: Messi dan Ronaldo yang Main Bola, Fanboy Indonesia yang Bertingkah Seperti Korban Perang
#Olahraga

Piala Dunia 2026: Messi dan Ronaldo yang Main Bola, Fanboy Indonesia yang Bertingkah Seperti Korban Perang

Kita mungkin tidak lahir di Rosario, Argentina, atau Madeira, Portugal. Tetapi entah bagaimana, sebagian orang membela Messi atau Ronaldo seolah-olah mereka adalah pahlawan nasional yang harga dirinya melekat pada kehormatan keluarga.

18 Juni 2026 Redaksi Ndongu
Guru Mengadu ke MK: Polisi Punya Dapur MBG, TNI Punya Dapur MBG, DPR Juga Punya, Kepada Siapa Kami Mengadu?
#Pendidikan

Guru Mengadu ke MK: Polisi Punya Dapur MBG, TNI Punya Dapur MBG, DPR Juga Punya, Kepada Siapa Kami Mengadu?

Sejumlah guru yang menggugat Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2026 di Mahkamah Konstitusi (MK) mengaku tidak memiliki saluran pengaduan lain terkait dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka bahkan menyebut keterlibatan berbagai pihak dalam pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membuat Mahkamah Konstitusi menjadi tempat terakhir untuk mencari keadilan.

16 Juni 2026 Redaksi Ndongu
145 Tahun Injil Masuk Sumba: Melolo Kembali Menjadi Saksi Sejarah Kekristenan di Pulau Sumba
#Humba

145 Tahun Injil Masuk Sumba: Melolo Kembali Menjadi Saksi Sejarah Kekristenan di Pulau Sumba

Sejarah masuknya Injil di Sumba dimulai pada 9 Juni 1881. Pada hari itu, Pendeta J.J. van Alphen, seorang zendeling dari Nederlandsch Gereformeerde Zendings Vereniging (NGZV) atau Perhimpunan Zending Gereformeerde Belanda, mendarat di Waingapu. Kedatangannya menandai dimulainya pelayanan zending secara resmi di Pulau Sumba. Namun, sejarah tersebut sesungguhnya berakar lebih jauh dari sekadar kedatangan seorang misionaris.

9 Juni 2026 Redaksi Ndongu
Gawat! Di NTT, Ada Sekolah Dasar yang Digusur demi Koperasi Merah Putih
#Pendidikan

Gawat! Di NTT, Ada Sekolah Dasar yang Digusur demi Koperasi Merah Putih

Kasus penggusuran sebagian area SD Negeri Wolomoni di Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, menjadi potret buram bagaimana pembangunan di tingkat desa sering kali berjalan tanpa arah yang jelas. Sangat ironis ketika ruang pendidikan anak-anak harus dikorbankan demi pembangunan fisik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

9 Juni 2026 Redaksi Ndongu
Temui Korban Pelecehan, Paus Leo XIV Tegur Keras 100 Uskup Spanyol: Ini Malapetaka!
#Internasional

Temui Korban Pelecehan, Paus Leo XIV Tegur Keras 100 Uskup Spanyol: Ini Malapetaka!

Selama percakapan yang berlangsung hampir satu jam, para korban membagikan pengalaman pribadi mereka yang menyakitkan. Mereka juga memberikan masukan langsung kepada Paus mengenai langkah-langkah efektif yang harus diambil oleh Gereja di masa depan.

8 Juni 2026 Redaksi Ndongu