Edisi Selasa, 11 Agustus 2026

Beranda
Kembali ke Beranda
Menjadi Waras itu Gila
Gambar: ND

Menjadi Waras itu Gila

Sebuah usaha untuk menjadi waras di negeri yang, ya, terserah kau mau menyebutnya apa.

Yons HungaYons Hunga 11 Agustus 2026 2 menit baca
1

Orang-orang berpikir bahwa aku adalah seorang pendiam. Mereka tidak tahu betapa berisiknya kata-kata yang bersemayam dalam pikiranku. Aku tahu, bahwa hidup di sekeliling orang-orang yang 'berisik' akan dicap berbeda ketika aku sendiri tidak suka bicara. Sebab, yang aku tahu, yang keluar dari kata-kata adalah kebohongan. 

Mereka bilang, tidak baik bermain HP saat berbicara dengan orang lain. Sementara saat mereka bicara, mereka keasyikan mengepul asap yang keluar dari batang demi batang rokok. Mereka dengan percaya dan yakin bahwa kata-kata yang keluar dari mulut manisnya tidak sama buruknya dengan asap rokok yang mereka keluarkan. 

Mereka bilang, tidak baik bila tidak menemui orang yang telah membantumu. Sementara yang membantu itu, sibuk mencitrakan diri baik di mata penguasa. Di mata orang-orang yang tidak tahu apa-apa, orang jenis itu adalah yang paling tulus yang hendak-akan membantu. Padahal, itu adalah tahi semua, demi terus menjilat pada yang kuasa.

Mereka bilang, tidak baik bila tidak menghargai orang, apalagi ia yang lebih tua darimu, pun juga pejabat. Sementara mereka-mereka yang dimaksud itu, begitu tergila-gila akan kehormatan. Menghormati mereka, sambil kehormatanmu tidak kau hiraukan adalah penghargaan paling biadab. Kecuali kau mau ikut menjilat.

Mereka bilang, kita harus berintegritas, jujur dan berlaku adil. Sementara mereka, ketika melihat yang jujur saja begitu ketakutan, hingga memanfaatkan kekuasaannya untuk memindahkan orang-orang jujur, orang-orang berintegritas, orang-orang yang berusaha berlaku adil untuk diri dan sesamanya.

Mereka bilang ini, mereka lakukan itu. Mereka bicara A, yang keluar adalah B. Mereka bilang bilang 1+1=2, tapi yang terjadi hasilnya belum tentu 2. Lucu? Iya, hidup memang selucu ini. Maka, tetaplah menjadi waras karena kau akan merasa gila bila tidak ikut-ikutan. 

Diskusi

0 komentar aktif dari pembaca dan kontributor komunitas.

0 komentar

Ikut berdiskusi

Tambahkan komentar, balas thread, atau kelola komentar Anda sendiri.

Anda perlu login untuk mengirim komentar, membalas, atau mengelola komentar sendiri.

Belum ada diskusi.

Jadilah orang pertama yang memulai percakapan untuk berita ini.

Bacaan Terkait

Berita lain yang layak dibaca setelah ini

Sebab Cantik Itu Luka dan Luka-luka yang Lupa
#Resensi Buku

Sebab Cantik Itu Luka dan Luka-luka yang Lupa

Sebuah review atas karya Eka Kurniawan berjudul Cantik itu Luka

10 Agustus 2026 Yons Hunga
Bagaimana Jika Idealismemu Saya Tukar dengan Kemapanan Hidup?
#Refleksi

Bagaimana Jika Idealismemu Saya Tukar dengan Kemapanan Hidup?

Idealisme tidak pernah lahir dari kehidupan yang serba mudah. Ia tumbuh dari benturan, dengan kenyataan, dengan kekuasaan, bahkan dengan perut yang lapar. Sebab, gagasan yang tak pernah diuji oleh kenyataan, hanyalah angan-angan yang kebetulan terdengar indah.

1 Agustus 2026 Yons Hunga
Roberto "Generasi Emas" Martinez
#Olahraga

Roberto "Generasi Emas" Martinez

Sebuah ulasan singkat tentang bagaimana Roberto Martinez mengelola tim nasional bertabur bintang hingga dijuluki generasi emas, mulai dari Timnas Belgia hingga Timnas Portugal.

8 Juli 2026 Yons Hunga
Mikro, Ndasmu
#Opini

Mikro, Ndasmu

Sebuah isi pikiran, yang sebaiknya tidak dikeluarkan.

2 Juli 2026 Yons Hunga
Hal yang Seharusnya Dilakukan oleh Guru di Indonesia setelah Nonton Serial Teach You a Lesson
#Resensi Film

Hal yang Seharusnya Dilakukan oleh Guru di Indonesia setelah Nonton Serial Teach You a Lesson

Isu kekerasan pada remaja, selalu menghadirkan dilema moral yang mendalam. Dalam serial drama Korea berjudul Teach You a Lesson, kita dihadapkan pada kenyataan pahit mengenai hilangnya wibawa guru dan merajalelanya penindasan di lingkungan sekolah. Saat sistem hukum dan institusi konvensional dianggap terlalu lunak atau mandul dalam melindungi korban, muncul pertanyaan ekstrem, apakah kekerasan dapat dibenarkan untuk mendisiplinkan remaja yang bermasalah?

30 Juni 2026 Yons Hunga
Membaca Ulang Segala Omong Kosong tentang Diri Sendiri
#Catatan

Membaca Ulang Segala Omong Kosong tentang Diri Sendiri

Tulisan ini berisi hasil diagnosa kejiwaan saya, yang, ya, kalau kau tertarik untuk tertawa bersamaku, silahkan dibaca

22 Juni 2026 Yons Hunga
Mahasiswa, Sampah dan Kebijakan Pemerintah
#Opini

Mahasiswa, Sampah dan Kebijakan Pemerintah

Dari 100 ekonomi terbesar di bumi, 51% adalah milik perusahaan. Dan ketika perusahaan membengkak dalam artian finansial, maka kekuatan perusahaan juga ikut membengkak. Akibatnya, terjadi perubahan sikap dari pemerintah yang sebelumnya dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, beralih pada kepedulian pada perusahaan dengan segala modalnya itu.

15 Juni 2026 Yons Hunga

Menampilkan 7 bacaan terkait